Traktat Paris (1763)

Traktat Paris 1763 adalah sebuah perjanjian yang mengakhiri Perang Tujuh Tahun dan merekonsiliasi Kerajaan Perancis dengan Kerajaan Britania Raya setelah negosiasi selama tiga tahun. Pendahulu traktat ini ditandatangani pada 3 November 1762 di Fontainebleau. Traktat Paris sendiri ditandatangani pada 10 Februari 1763.

Isi traktat

Berdasarkan traktat ini, di Eropa:

  • Perancis mengembalikan Minorca yang sebelumnya direbut pada 28 Juni 1756.
  • Perancis meninggalkan wilayah-wilayah sekutu Inggris di Jerman, dan juga wilayah Hannover yang merupakan kepemilikan raja Britania Raya.
  • Britania Raya mengembalikan Belle-Île kepada Perancis (direbut tahun 1761).

Di Amerika:

  • Britania Raya memperoleh Île-Royale, Isle Saint-Jean, Acadia, dan Kanada, yang terdiri dari cekungan Danau Besar dan tepi barat Sungai Mississippi. Perancis juga menyerahkan beberapa pulaunya di Antilles ( Saint-Vincent, Dominika, Grenada dan Tobago).
  • Sesuai dengan ketentuan-ketentuan penyerahan di Montreal pada tahun 1760, Britania Raya menjamin kebebasan beragama orang-orang Kanada.
  • Spanyol memperoleh wilayah di sebelah barat Mississippi (yaitu Louisiana). [1] [2]
  • Spanyol menyerahkan Florida kepada Britania Raya.
  • Perancis tetap diberi hak untuk menangkap ikan di Dunia Baru dan di Teluk Saint Laurent.
  • Perancis memperoleh wilayah Saint-Pierre-et-Miquelon dan beberapa pulau-pulau penghasil gulanya dikembalikan ( Martinique, Guadeloupe dan Saint-Domingue).

Di belahan dunia lainnya:

  • Perancis menyerahkan jajahannya di India kepada Britania Raya, kecuali Pondichery, Karikal, Mahe, Yanaon dan Chandernagor. Di Afrika, Perancis masih boleh memiliki pos perdagangan budak di Goree, tetapi harus menyerahkan kota Saint-Louis di Senegal.
En otros idiomas