Sukrosa
English: Sucrose

Sukrosa
Skeletal formula of sucrose
Ball-and-stick model of sucrose
Nama
Nama IUPAC
(2R,3R,4S,5S,6R)-2-[(2S,3S,4S,5R)-3,4-dihydroxy-2,5-bis(hydroxymethyl)oxolan-2-yl]oxy-6-(hydroxymethyl)oxane-3,4,5-triol
Nama lain
Gula; Sakarosa; α-D-glukopiranosil-(1→2)-β-D-fruktofuranosida; β-D-fruktofuranosil-(2→1)-α-D-glukopiranosida; β-(2S,3S,4S,5R)-fruktofuranosil-α-(1R,2R,3S,4S,5R)-glucopyranoside; α-(1R,2R,3S,4S,5R)-glukopiranosil-β-(2S,3S,4S,5R)-fruktofuranosida
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
DrugBank
Nomor RTECSWN6500000
UNII
Sifat
C12H22O11
Massa molar342.30 g/mol
Penampilanpadatan putih
Densitas1.587 g/cm3, padat
Titik lebur186 °C decomp.
2000 g/L (25 °C)
log P−3.76
Struktur
Monoklinik
P21
Senyawa terkait
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
YaY verifikasi (apa ini YaYN ?)
Sangkalan dan referensi

Sukrosa merupakan suatu disakarida yang dibentuk dari monomer-monomernya yang berupa unit glukosa dan fruktosa, dengan rumus molekul C12H22O11.[2] Senyawa ini dikenal sebagai sumber nutrisi serta dibentuk oleh tumbuhan, tidak oleh organisme lain seperti hewan Penambahan sukrosa dalam media berfungsi sebagai sumber karbon.[2] Sukrosa atau gula dapur diperoleh dari gula tebu atau gula beet.[2] Unit glukosa dan fruktosa diikat oleh jembatan asetal oksigen dengan orientasi alpha.[2] Struktur ini mudah dikenali karena mengandung enam cincin glukosa dan lima cincin fruktosa.[2]Proses fermentasi sukrosa melibatkan mikroorganisme yang dapat memperoleh energi dari substrat sukrosa dengan melepaskan karbondioksida dan produk samping berupa senyawaan alkohol.[3] Penggunaan ragi (yeast) ini dalam proses fermentasi diduga merupakan proses tertua dalam bioteknologi dan sering disebut dengan zymotechnology.[3] Sukrosa diproduksi sekitar 150 juta ton setiap tahunnya.[4]

Ciri-ciri fisik dan kimia

Struktur α-D-glukopiranosil-(1→2)-β-D-fruktofuranosida

Pada sukrosa, glukosa dan fruktosa terhubung melalui ikatan antara karbon pertama (C1) pada subunit glukosa dengan karbon kedua (C2) milik fruktosa. Ikatan ini disebut dengan ikatan glikosida.

Degradasi panas dan oksidatif

Kelarutan sukrosa dalam air berdasarkan temperatur tertentu
T (°C)S (g/ml)
502.59
552.73
602.89
653.06
703.25
753.46
803.69
853.94
904.20

Sukrosa akan meleleh pada suhu 186 °C (367 °F) dan membentuk karamel. Seperti karbohidrat lainnya, sukrosa jika terbakar akan menghasilkan karbon dioksida dan air. Contohnya, untuk bahan bakar motor roket amatir, sukrosa digunakan sebagai bahan bakar dengan dicampurkan bersama dengan kalium nitrat untuk oksidatornya.[butuh rujukan]

48 KNO3 + 5 C12H22O11 → 24 K2CO3 + 24 N2 + 55 H2O + 36 CO2

Sukrosa dicampur dengan asam klorat, akan menghasilkan karbon dioksida, air, dan asam klorida:

8 HClO3 + C12H22O11 → 11 H2O + 12 CO2 + 8 HCl

Sukrosa dapat didehidrasi dengan asam sulfat untuk membentuk padatan karbon murni berwarna hitam:

H2SO4(katalis) + C12H22O11 → 12 C + 11 H2O + panas dan H2O + SO3 sebagai hasil panas

Hidrolisis

Hidrolisis akan memecah ikatan glikosida, dan mengubah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa. Meskipun begitu, proses hidrolisis sukrosa berjalan amat lambat sehingga bisa memakan waktu bertahun-tahun. Proses ini bisa dipercepat berlipat-lipat dengan adanya enzim sukrase.[5] Hidrolisis juga dapat dipercepat dengan asam, misalnya dengan kalium bitartrat atau jus lemon, keduanya asam lemah. Demikian juga, keasaman lambung mengubah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa selama proses pencernaan dalam tubuh.

Lihat juga

Referensi

  1. ^ Templat:ICSC-ref
  2. ^ a b c d e (Inggris) Ophardt CE. 2003. Sucrose [terhubung berkala]. http://www.elmhurst.edu/~chm/vchembook/546sucrose.html [1 Nov 2009].
  3. ^ a b (Inggris) Nguyen DN, Ton NMN, Le VVM. 2009. Optimization of Saccharomyces cerevisiae immobilization in bacterial cellulose by ‘adsorption-incubation’ method. Int Food Res J 16 : 59-64.
  4. ^ Hubert Schiweck, Margaret Clarke, Günter Pollach Sugar" in Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry 2007, Wiley-VCH, Weinheim. 10.1002/14356007.a25_345.pub2
  5. ^ "Sucrase", Encyclopædia Britannica Online


En otros idiomas
Afrikaans: Suiker
العربية: سكروز
مصرى: سوكروز
asturianu: Sacarosa
azərbaycanca: Saxaroza
تۆرکجه: ساکاروز
беларуская: Цукроза
беларуская (тарашкевіца)‎: Цукроза
български: Захароза
bosanski: Saharoza
català: Sacarosa
čeština: Sacharóza
Cymraeg: Swcros
dansk: Sukrose
Deutsch: Saccharose
English: Sucrose
Esperanto: Sakarozo
español: Sacarosa
eesti: Sahharoos
euskara: Sakarosa
فارسی: ساکارز
suomi: Sakkaroosi
français: Saccharose
Nordfriisk: Saccharoos
Frysk: Sacharoaze
Gaeilge: Siúcrós
galego: Sacarosa
עברית: סוכרוז
hrvatski: Saharoza
magyar: Szacharóz
հայերեն: Սախարոզ
ГӀалгӀай: Шекар
íslenska: Súkrósi
italiano: Saccarosio
日本語: スクロース
Jawa: Sukrosa
ქართული: საქაროზა
қазақша: Сахароза
한국어: 수크로스
kurdî: Sakaroz
Кыргызча: Сахароза
Latina: Saccharosum
Lëtzebuergesch: Saccharos
lietuvių: Sacharozė
latviešu: Saharoze
македонски: Сахароза
മലയാളം: സുക്രോസ്
Bahasa Melayu: Sukrosa
Nederlands: Sacharose
norsk nynorsk: Sukrose
norsk: Rørsukker
occitan: Sacaròsa
polski: Sacharoza
português: Sacarose
română: Zaharoză
русский: Сахароза
Scots: Sucrose
srpskohrvatski / српскохрватски: Saharoza
සිංහල: සුක්රෝස්
Simple English: Sucrose
slovenčina: Sacharóza
slovenščina: Saharoza
shqip: Sakaroza
српски / srpski: Сахароза
Sunda: Sukrosa
svenska: Sackaros
తెలుగు: సుక్రోజ్
Türkçe: Sakkaroz
українська: Сахароза
اردو: شکر
oʻzbekcha/ўзбекча: Saharoza
Tiếng Việt: Saccarose
吴语: 蔗糖
中文: 蔗糖
Bân-lâm-gú: Chià-thn̂g
粵語: 蔗醣