Selaput pelangi

Iris
Light brown iris close up.jpg
Selaput pelangi adalah area yang berwarna (biasanya biru atau coklat)
Schematic diagram of the human eye en.svg
Diagram mata manusia
Rincian
Pengenal
Latiniris
TAA15.2.03.020
FMA58235
Terminologi anatomi


Selaput pelangi atau iris adalah daerah berbentuk gelang pada mata yang dibatasi oleh pupil dan sklera (bagian putih dari mata). Pada manusia dan umumnya binatang menyusui dan burung, selaput pelangi berperan sebagai pengendali diameter dan ukuran pupil, dan karena itu dapat mengatur jumlah cahaya yang sampai ke retina. Dalam istilah optika, pupil merupakan bukaan, sementara selaput pelangi adalah diafragma.

Selaput pelangi terdiri dari dua lapisan: stroma pada bagian depan dan sel epithelial di belakangnya. Menurut areanya, selaput pelangi terbagi menjadi dua: zona pupil dan zona siliaris.

Pada binatang menyusui dan amfibi, sel ototnya merupakan otot lurik, namun pada reptil (termasuk burung) sel ototnya berupa otot serat melintang. Pada kebanyakan ikan tidak keduanya, maka selaput pelanginya tidak bisa melebar dan mengkerut, jadi ukuran pupilnya selalu dalam keadaan tetap.[1]

Pada gambar ini, selaput pelangi atau iris adalah bagian biru pada mata

Tekstur visual dari selaput pelangi dibentuk selama perkembangan janin dan menstabilkan diri sepanjang dua tahun pertama dari kehidupan janin. Tekstur selaput pelangi yang kompleks membawa informasi sangat unik dan bermanfaat untuk pengenalan pribadi. Kecepatan dan ketelitian dari sistem pengenalan berbasis Iris sangat menjanjikan dan sangat memungkinkan untuk digunakan pada sistem identifikasi berskala besar. Masing-masing selaput pelangi adalah unik dan seperti sidik jari, tekstur selaput pelangi dari kembar identik adalah berbeda. Tekstur dari selaput pelangi sangat sulit untuk dirusak melalui pembedahan. Kelemahan dari pengenalan dengan selaput pelangi adalah alat untuk akuisisi data relatif mahal, karena alat akuisisi harus menjamin kenyamanan pengguna dalam memakainya.[butuh rujukan]

Warna mata

Selaput pelangi biasanya sangat berpigmen, dengan warna antara coklat, hazel, hijau, abu-abu, atau biru. Terkadang, warnanya berbeda karena kurangnya pigmentasi, seperti putih merah muda pada penderita albinisme,[2] atau karena pengkaburan pigmen oleh pembuluh darah, seperti merah pada selaput pelangi abnormal. Meskipun berbeda-beda warna, satu-satunya pigmen yang berpengaruh penting pada warna selaput pelangi manusia normal adalah pigmen gelap melanin. Banyaknya pigmen melanin dalam selaput pelangi merupakan satu faktor dalam menentukan karakter warna mata seseorang. Secara struktural, molekul besar ini hanya sedikit berbeda dari jumlah yang sama ditemukan pada kulit dan rambut.

En otros idiomas
العربية: قزحية
Aymar aru: Nayra mami
беларуская: Радужная абалонка
български: Ирис (анатомия)
bosanski: Šarenica
کوردی: ڕەنگینە
čeština: Duhovka
Deutsch: Iris (Auge)
ދިވެހިބަސް: ލޮލުގެ ކަޅުކަޅި
Ελληνικά: Ίρις (οφθαλμού)
Esperanto: Iriso
español: Iris
eesti: Vikerkest
euskara: Iris
فارسی: عنبیه
suomi: Värikalvo
français: Iris (anatomie)
Gaeilge: Inteachán
עברית: קשתית
íslenska: Íris
日本語: 虹彩
Basa Jawa: Iris (anatomi)
қазақша: Нұрлы қабық
한국어: 홍채
lietuvių: Rainelė
македонски: Шареница
मराठी: बुबुळ
Bahasa Melayu: Iris mata
Nederlands: Iris (anatomie)
norsk nynorsk: Regnbogehinne
polski: Tęczówka
português: Íris
română: Iris (anatomie)
srpskohrvatski / српскохрватски: Šarenica
Simple English: Iris (eye)
slovenščina: Šarenica
српски / srpski: Dužica
Türkçe: İris
татарча/tatarça: Төсле катлау
українська: Райдужна оболонка
Tiếng Việt: Mống mắt
中文: 虹膜