Requiem for a Dream

Requiem for a Dream
RequiemForADreamPoster2000.jpg
Poster film Requiem for a Dream
SutradaraDarren Aronofsky
ProduserEric Watson
Palmer West
SkenarioHubert Selby Jr.
Darren Aronofsky
BerdasarkanRequiem for a Dream 
oleh Hubert Selby Jr.
PemeranEllen Burstyn
Jared Leto
Jennifer Connelly
Marlon Wayans
MusikClint Mansell
SinematografiMatthew Libatique
PenyuntingJay Rabinowitz
Perusahaan
produksi
Thousand Words
Protozoa Pictures
DistributorArtisan Entertainment
Tanggal rilis
Durasi
101 menit[1]
NegaraAmerika Serikat
BahasaInggris
Anggaran$4.5 juta[2]
Pendapatan kotor$7,390,108[3]

Requiem for a Dream adalah film drama Amerika Serikat tahun 2000 yang disutradarai oleh Darren Aronofsky dan diproduseri oleh Eric Watson dan Palmer West. Naskah film ini ditulis oleh Darren Aronofsky dan Hubert Selby Jr. berdasarkan novel Requiem for a Dream karya Hubert Selby Jr. Film ini dibintangi oleh Ellen Burstyn, Jared Leto, Jennifer Connelly dan Marlon Wayans.

Film Requiem for a Dream ditayangkan secara perdana di Festival Film Cannes pada tanggal 14 Mei 2000 dan dirilis di Amerika Serikat pada tanggal 6 Oktober 2000. Film ini mendapatkan review positif dari para kritikus.

Plot

Pada musim panas di Brighton Beach, Brooklyn, seorang ibu tunggal bernama Sara Goldfarb (Ellen Burstyn) menghabiskan waktunya untuk menonton televisi. Sementara itu, putranya, Harry (Jared Leto), kadang-kadang menggadaikan televisi Sara untuk kebutuhannya sendiri, kekasihnya, Marion (Jennifer Connelly), dan sahabatnya yang pecandu narkotika, Tyrone (Marlon Wayans).

Setelah Sara mendapatkan panggilan telepon bahwa ia telah menang di acara game show televisi, ia sangat senang dan menghadiri acara tersebut. Untuk memakai kembali gaun merahnya, gaun favorit suaminya yang telah meninggal, Seymour, ia berusaha menurunkan berat badannya melalui diet meskipun dietnya tidak berhasil. Atas rekomendasi seorang teman, Sara mengunjungi seorang dokter payah yang memberikan resep obat amfetamin untuk menurunkan berat badan kepadanya. Sara mulai kehilangan berat badan dan sangat senang atas seberapa banyak energi yang dimilikinya.

Harry dan Tyrone berencana menjual heroin untuk mencukupi kebutuhan mereka dan pada musim panas itu, bisnis perdagangan kecil-kecilan mereka tumbuh subur. Harry dan Marion berencana membuka toko pakaian untuk mode Marion, dan Tyrone bermimpi melarikan diri dari ghetto untuk membuat ibunya bangga. Sara dan teman-temannya menunggu, dan berharap setiap hari, undangan game show tiba. Dengan uang tambahan, Harry mampir untuk memberitahu ibunya bahwa ia memesankan satu televisi baru, namun ketika Harry meminta Sara untuk tidak mengonsumsi amfetamin, Sara mengaku bahwa satu-satunya hal yang harus dijalaninya lagi adalah impian agar terlihat cantik dan menarik di panggung televisi serta perhatian lebih yang diterimanya sekarang dari teman-temannya.

Karena toleransi Sara terhadap amfetamin meningkat, ia mendambakan masa lalu sambil panik tentang undangan tersebut. Ketika ia meningkatkan dosisnya, Sara mengalami gangguan kejiwaan karena amphetamine. Ketika melakukan perdagangan narkotika, Tyrone terperangkap dalam baku tembak antara dua geng yang bersaing. Tyrone melarikan diri dari tempat kejadian perkara dan ditangkap. Harry harus menggunakan sebagian besar uang mereka untuk membayar uang jaminan. Pasokan heroin lokal menjadi terbatas dan mereka tidak dapat menemukan apapun untuk digunakan atau dijual. Akhirnya, Tyrone mendengar pengiriman besar datang, namun harganya berlipat ganda dan sudah menjadi batas minimum. Harry yang putus asa menyarankan Marion meminta psikiaternya, Arnold (Sean Gullette), untuk uang dengan imbalan seks, yang menyebabkan hubungan mereka merenggang. Ketika pembelian narkotika mengalami masalah, Harry kembali ke Marion dengan tangan hampa. Harry pergi setelah memberikan Marion nomor seorang gigolo bernama Big Tim (Keith David), yang memperdagangkan heroin untuk seks. Harry dan Tyrone memutuskan bahwa untuk mengembalikan bisnis mereka ke tempat semula, mereka pergi ke Florida untuk membeli langsung dari pedagang grosir di sana.

Setelah serangkaian halusinasi yang mengerikan, Sara keluar dari apartemennya ke kantor agen casting di Manhattan untuk memastikan kapan ia akan diundang ke acara televisi. Sara dibawa oleh ambulans dan dimasukkan ke ruangan psikiatri di mana ia menjadi pasien perawatan kelas rendah. Ketika tidak ada yang berhasil, dokter menyetrum Sara yang nyaris menyetujui terapi elektrokonvulsif.

Dalam perjalanan ke Miami, Harry dan Tyrone mengunjungi rumah sakit karena tempat jarum suntik Harry yang semakin terinfeksi. Dokter memperhatikan gejala penyalahgunaan narkotika, lalu Harry dan Tyrone ditangkap. Kembali ke New York, Marion yang putus asa berhubungan seks dengan seorang gigolo untuk mendapatkan heroin. Menyadari kecanduannya, gigolo tersebut membujuk Sara dengan jumlah heroin yang lebih besar jika Sara kembali pada akhir pekan itu untuk pesta. Tyrone dihina oleh penjaga penjara yang rasis saat menjalani masa percobaan. Lengan Harry yang terinfeksi diamputasi. Sara mengalami terapi kejut listrik. Marion dipermalukan sebagai subjek pertunjukan seks grafis.

Ketika teman-teman Sara datang ke rumah sakit untuk berkunjung, mereka putus asa karena keadaannya yang semakin buruk. Harry terbangun secara emosional setelah amputasi, mengetahui bahwa Marion tidak akan mengunjunginya. Tyrone memikirkan ibunya di penjara dan menderita putus obat. Marion pulang dari pertunjukan dan berbaring di sofa, memegang heroinnya. Sara bermimpi bahwa ia ada di acara televisi dan telah memenangkan hadiah utama, dengan Harry sebagai tamu kehormatan.

En otros idiomas
العربية: مرثية حلم
čeština: Requiem za sen
Кыргызча: Кыял реквиеми
latviešu: Rekviēms sapnim
srpskohrvatski / српскохрватски: Requiem for a Dream
Simple English: Requiem for a Dream
slovenčina: Requiem za sen
српски / srpski: Реквијем за снове
oʻzbekcha/ўзбекча: Requiem for a Dream
中文: 迷上癮