Republik Rakyat Tiongkok

Republik Rakyat Tiongkok
中华人民共和国
Zhōnghuá Rénmín Gònghéguó ( Mandarin)
ᠪᠦᠭᠦᠳᠡ
ᠨᠠᠶᠢᠷᠠᠮᠳᠠᠬᠤ
ᠳᠤᠮᠳᠠᠳᠤ
ᠠᠷᠠᠳ ᠤᠯᠤᠰ

Bügüde nayiramdaqu dumdadu arad ulus ( Mongol)
ཀྲུང་ཧྭ་མི་དམངས་སྤྱི་མཐུན་རྒྱལ་ཁབ
Zhunghua Mimang Jitun Gyalkab ( Tibet)
جۇڭخۇا خەلق جۇمھۇرىيىت
Jungxua Xelq Jumhuriyiti ( Uighur)
Cunghvaz Yinzminz Gunghozgoz ( Zhuang)
Bendera Lambang
Moto
Lagu kebangsaan
义勇军进行曲
Yìyǒngjūn Jìnxíngqǔ
Ibu kota Beijing
39°55′LU 116°23′BT / 39°55′LU 116°23′BT / 39.917; 116.383
Kota terbesar Shanghai
31°12′LU 121°30′BT / 31°12′LU 121°30′BT / 31.200; 121.500
Bahasa resmi Mandarin
Bahasa daerah
yang diakui
Pemerintahan Negara satu-partai
 -  Presiden Xi Jinping
 -  Perdana Menteri Li Keqiang
Legislatif 全国人民代表大会
Quánguó Rénmín Dàibiǎo Dàhuì
Pembentukan
 -  Dinasti Xia didirikan 2100 SM 
 -  Penyatuan Tiongkok oleh Dinasti Qin 221 SM 
 -  Republik didirikan 1 Januari 1912 
 -  Republik Rakyat diproklamasikan 1 Oktober 1949 
Luas
 -  Total 9.596.961 km2 ( 3)
 -  Perairan ( %) 1,4
Penduduk
 -  Perkiraan 2015 1.372.820.000 ( 1)
 -  Kepadatan 142,4/km2 ( 84)
PDB ( KKB) Perkiraan 2015
 -  Total $18,976 triliun [1] ( 1)
 -  Per kapita $13.801 [1] ( 88)
PDB (nominal) Perkiraan 2015
 -  Total $11,212 triliun [1] ( 2)
 -  Per kapita $8.154 [1] ( 74)
Gini (2010) 42,1 (sedang) [2]
IPM (2013) 0,719 (tinggi) ( 91)
Mata uang Yuan (¥) ( CNY)
Zona waktu Waktu Standar Tiongkok (CST) ( UTC+8)
Lajur kemudi kanan
Kode ISO 3166 CN
Ranah Internet .cn dan .中国
Kode telepon +86
"China" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lainnya, lihat China (disambiguasi).

Republik Rakyat Tiongkok ( Hanzi Sederhana: 中华人民共和国; Hanzi Tradisional: 中華人民共和國; Pinyin: Zhōnghuá Rénmín Gònghéguó; Pe̍h-ōe-jī: Tiong-hôa Jîn-bîn Kiōng-hô-kok, disingkat RRT atau Tiongkok; literal: Republik Rakyat Tionghoa) adalah sebuah negara yang terletak di Asia Timur yang beribukota di Beijing [3] Negara ini memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia (sekitar 1,35 milyar jiwa) dan luas wilayah 9,69 juta kilometer persegi, menjadikannya negara ke-4 terbesar di dunia. [4] Negara ini didirikan pada tahun 1949 setelah berakhirnya Perang Saudara Tiongkok, dan sejak saat itu dipimpin oleh sebuah partai tunggal, yaitu Partai Komunis Tiongkok (PKT). [5] Sekalipun seringkali dilihat sebagai negara komunis, kebanyakan ekonomi republik ini telah diswastakan sejak tahun 1980-an. Walau bagaimanapun, pemerintah masih mengawasi ekonominya secara politik terutama dengan perusahaan-perusahaan milik pemerintah dan sektor perbankan. Secara politik, ia masih tetap menjadi pemerintahan satu partai.

Sebagai negara dengan penduduk terbanyak di dunia, dengan populasi melebihi 1,363 miliar jiwa (diperkirakan pada tahun 2014), yang mayoritas merupakan bangsa Tionghoa. Untuk menekan jumlah penduduk, pemerintah giat menggalakkan kebijakan satu anak. Tiongkok Daratan merupakan istilah yang digunakan untuk merujuk kepada kawasan di bawah pemerintahan RRT dan tidak termasuk kawasan administrasi khusus Hong Kong dan Makau, sementara nama Republik Tiongkok mengacu pada entitas lain yang dulu pernah menguasai Tiongkok sejak tahun 1912 hingga kekalahannya pada Perang Saudara Tiongkok. Saat ini Republik Tiongkok hanya menguasai pulau Taiwan, dan beribukota di Taipei, oleh karena itu lazim disebut Tionghoa Taipei, terutama dalam even-even olahraga. RRT mengklaim wilayah milik Republik Tiongkok (yang umum dikenal dengan Taiwan) namun tidak memerintahnya, sedangkan Republik Tiongkok mengklaim kedaulatan terhadap seluruh Tiongkok daratan yang saat ini dikuasai RRT. (lihat pula: Status politik Taiwan) [6]

Tiongkok memiliki ekonomi paling besar dan paling kompleks di dunia selama lebih dari dua ribu tahun, beserta dengan beberapa masa kejayaan dan kejatuhan. [7] [8] Sejak diperkenalkannya reformasi ekonomi tahun 1978, Tiongkok menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. Per 2013, negara ini menjadi ekonomi terbesar kedua di dunia berdasarkan total nominal GDP dan PPP, serta menjadi eksportir dan importir terbesar di dunia. [9] Tiongkok adalah negara yang memiliki senjata nuklir dan memiliki tentara aktif terbesar dunia, dengan belanja militer terbesar kedua dunia. [10] [11] RRT menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa tahun 1971, di mana ia menggantikan Republik Tiongkok sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Tiongkok juga menjadi anggota berbagai macam organisasi lain seperti WTO, APEC, BRICS, Shanghai Cooperation Organization, BCIM dan G-20. Tiongkok adalah kekuatan besar di Asia, dan menjadi superpower yang potensial menurut beberapa pengamat. [12] [13]

Sejarah

Mao Zedong mendeklarasikan Republik Rakyat Tiongkok pada tahun 1949
Bagian dari seri artikel mengenai
Sejarah Tiongkok
ZAMAN KUNO
Neolitikum ±8500 – ±2070 SEU
Tiga Maharaja dan Lima Kaisar ±6000 – ±4000 SEU
Dinasti Xia ±2070 – ±1600 SEU
Dinasti Shang ±1600 – ±1046 SEU
Dinasti Zhou ±1046 – 256 SEU
  Zhou Barat ±1046 – 771 SEU
  Zhou Timur 770 - 256 SEU
    Zaman Musim Semi dan Gugur 770 - 476 SEU
    Periode Negara Perang 476 - 221 SEU
ZAMAN KEKAISARAN
Dinasti Qin 221–206 SEU
Dinasti Han 206 SEU – 220 EU
  Han Barat 206 SEU – 8 EU
  Dinasti Xin 8-23
  Han Timur 23-220
Tiga Negara 220–280
  Wei, Shu dan Wu
Dinasti Jin (晉) 265–420
  Jin Barat (西晋) 265-316
  Jin Timur (东晋) 317-420 Enam Belas Negara
304-439
Dinasti Selatan dan Utara
420–589
Dinasti Sui 581–618
Dinasti Tang 618–907
  ( Dinasti Zhou Kedua 690–705)
Lima Dinasti dan
Sepuluh Negara

907–960
Dinasti Liao
907–1125
Dinasti Song
960–1279
  Song Utara 960-1127 Xia Barat
1038-1227
  Song Selatan 1127-1279 Jin (金)
1115-1234
Dinasti Yuan 1271–1368
Dinasti Ming 1368–1644
Dinasti Qing 1644–1911
ZAMAN MODERN
Republik Tiongkok
Periode 1912–1949 di Daratan Tiongkok
Republik Rakyat
Tiongkok

1949–kini
Republik
Tiongkok di Taiwan

Periode 1949–kini di Taiwan


Setelah Perang Dunia II, Perang Saudara Tiongkok antara Partai Komunis Tiongkok dan Partai Nasionalis Kuomintang berakhir pada 1949 dengan pihak komunis menguasai Tiongkok Daratan dan Kuomintang mengundurkan diri ke pulau Taiwan dan beberapa pulau-pulau lepas pantai di Fujian. Pada 1 Oktober 1949, Mao Zedong memproklamasikan Republik Rakyat Tiongkok dan mendirikan sebuah negara komunis [14], namun tidak mencoba untuk menguasai pulau Taiwan.

Para pendukung kebijakan Maoisme mengatakan bahwa di bawah Mao, persatuan dan kedaulatan Tiongkok dapat dipastikan untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade terakhir, dan terdapat perkembangan infrastruktur, industri, kesehatan, dan pendidikan, yang mereka percayai telah membantu meningkatkan standar hidup rakyat. Mereka juga yakin bahwa kampanye seperti Lompatan Jauh ke Depan dan Revolusi Kebudayaan penting dalam mempercepat perkembangan Tiongkok dan menjernihkan kebudayaan mereka. Pihak pendukung juga ragu terhadap statistik dan kesaksian yang diberikan mengenai jumlah korban jiwa dan kerusakan lainnya yang disebabkan kampanye Mao. Mereka mengatakan bahwa kelaparan ini disebabkan musibah alam; ada juga yang meragukan jumlah kematian akibat kelaparan tersebut, atau berkata bahwa lebih banyak orang mati karena kelaparan atau sebab politis lainnya pada masa pemerintahan Chiang Kai Shek (1928-1949).

Meskipun begitu, para kritikus kebijakan Mao mengatakan bahwa pemerintahan Mao membebankan pengawasan yang ketat terhadap kehidupan sehari-hari rakyat, dan yakin bahwa kampanye seperti Lompatan Jauh ke Depan dan Revolusi Kebudayaan berperan atau mengakibatkan hilangnya jutaan jiwa, mendatangkan biaya ekonomi yang besar, dan merusak warisan budaya Tiongkok. Lompatan Jauh ke Depan, pada khususnya, mendahului periode sumber-sumber Barat dan Timur yang dapat dipercaya, mengakibatkan kematian 45 juta orang dalam waktu 4 tahun [15]

Setelah kegagalan ekonomi yang dramatis pada awal 1960-an, Mao mundur dari jabatannya sebagai ketua umum Tiongkok. Tak lama sesudah itu Kongres Rakyat Nasional melantik Liu Shaoqi sebagai pengganti Mao. Mao tetap menjadi ketua partai namun dilepas dari tugas ekonomi sehari-hari yang dikontrol dengan lebih lunak oleh Liu Shaoqi, Deng Xiaoping dan lainnya yang memulai reformasi keuangan.

Pada 1966 Mao meluncurkan Revolusi Kebudayaan, yang dilihat lawan-lawannya sebagai balasan terhadap rival-rivalnya dengan memobilisasi para remaja untuk mendukung pemikirannya dan menyingkirkan kepemimpinan yang lunak pada saat itu, namun oleh pendukungnya dipandang sebagai sebuah percobaan demokrasi langsung dan sebuah langkah asli dalam menghilangkan korupsi dan pengaruh buruk lainnya dari masyarakat Tiongkok. Kekacauan pun timbul namun hal ini segera berkurang di bawah kepemimpinan Zhou Enlai di mana para kekuatan moderat kembali memperoleh pengaruhnya. Setelah kematian Mao, Deng Xiaoping berhasil memperoleh kekuasaan dan janda Mao, Jiang Qing beserta rekan-rekannya, Kelompok Empat, yang telah mengambil alih kekuasaan negara, ditangkap dan dibawa ke pengadilan.

Sejak saat itu, pihak pemerintah telah secara bertahap (dan telah banyak) melunakkan kontrol pemerintah terhadap kehidupan sehari-hari rakyatnya, dan telah memulai perpindahan ekonomi Tiongkok menuju sistem berbasiskan pasar.

Para pendukung reformasi keuangan – biasanya rakyat kelas menengah dan pemerhati Barat berhaluan kiri-tengah dan kanan – menunjukkan bukti terjadinya perkembangan pesat pada ekonomi di sektor konsumen dan ekspor, terciptanya kelas menengah (khususnya di kota pesisir di mana sebagian besar perkembangan industri dipusatkan) yang kini merupakan 15% dari populasi, standar hidup yang kian tinggi (diperlihatkan melalui peningkatan pesat pada GDP per kapita, belanja konsumen, perkiraan umur, persentase baca-tulis, dan jumlah produksi beras) dan hak dan kebebasan pribadi yang lebih luas untuk masyarakat biasa.

Para pengkritik reformasi ekonomi menunjukkan bukti bahwa proses reformasi telah menciptakan kesenjangan kekayaan, polusi lingkungan, korupsi yang menjadi-jadi, pengangguran yang meningkat akibat PHK di perusahaan negara yang tidak efisien, serta telah memperkenalkan pengaruh budaya yang kurang diterima. Akibatnya mereka percaya bahwa budaya Tiongkok telah dikorupsi, rakyat miskin semakin miskin dan terpisah, dan stabilitas sosial negara semakin terancam.

Meskipun ada kelonggaran terhadap kapitalisme, Partai Komunis Tiongkok tetap berkuasa dan telah mempertahankan kebijakan yang mengekang terhadap kumpulan-kumpulan yang dianggap berbahaya, seperti Falun Gong dan gerakan separatis di Tibet. Pendukung kebijakan ini menyatakan bahwa kebijakan ini menjaga stabilitas dalam sebuah masyarakat yang terpecah oleh perbedaan kelas dan permusuhan, yang tidak mempunyai sejarah partisipasi publik, dan hukum yang terbatas. Para pengkritik mengatakan bahwa kebijakan ini melanggar hak asasi manusia yang dikenal komunitas internasional, dan mereka juga mengklaim hal tersebut mengakibatkan terciptanya sebuah negara polisi, yang menimbulkan rasa takut.

Tiongkok mengadopsi konstitusi pada 4 Desember 1982 yang digunakan hingga kini.

En otros idiomas
адыгабзэ: Китай
Akan: China
Alemannisch: Volksrepublik China
العربية: الصين
مصرى: الصين
অসমীয়া: চীন
авар: Чин
تۆرکجه: چین
Boarisch: Kina
беларуская: Кітай
беларуская (тарашкевіца)‎: Кітай
български: Китай
भोजपुरी: चीन
Bislama: Jaena
bamanankan: China
বাংলা: গণচীন
বিষ্ণুপ্রিয়া মণিপুরী: গণচীন
bosanski: Kina
Chavacano de Zamboanga: China
corsu: China
qırımtatarca: Çin Halq Cumhuriyeti
словѣньскъ / ⰔⰎⰑⰂⰡⰐⰠⰔⰍⰟ: Срѣдинꙗнє
dansk: Kina
डोटेली: चीन देश
ދިވެހިބަސް: ސީނުކަރަ
eʋegbe: China
emiliàn e rumagnòl: Cina
English: China
Fulfulde: Ciina
suomi: Kiina
Na Vosa Vakaviti: Jaina (matanitu)
français: Chine
Nordfriisk: China
Frysk: Sina
गोंयची कोंकणी / Gõychi Konknni: चीन
ગુજરાતી: ચીન
Hausa: Sin
Hawaiʻi: Kina
Fiji Hindi: China
hrvatski: Kina
hornjoserbsce: China
Kreyòl ayisyen: Chin
magyar: Kína
Հայերեն: Չինաստան
interlingua: China
Interlingue: China
Ilokano: Tsina
italiano: Cina
ᐃᓄᒃᑎᑐᑦ/inuktitut: China
ქართული: ჩინეთი
Qaraqalpaqsha: Qıtay
Taqbaylit: Ccinwa
Kabɩyɛ: Siini
Kongo: Sina
Gĩkũyũ: China
kalaallisut: Kina
ភាសាខ្មែរ: ចិន
Перем Коми: Кина
къарачай-малкъар: Къытай Халкъ Республика
कॉशुर / کٲشُر: چیٖن
Kurdî: Çîn
коми: Китай
Кыргызча: Кытай
Lëtzebuergesch: Volleksrepublik China
Limburgs: China
lumbaart: Cina
lingála: Sína
latviešu: Ķīna
мокшень: Китай
олык марий: Китай
Māori: Haina
Baso Minangkabau: Republik Rakyaik Cino
മലയാളം: ചൈന
монгол: Хятад улс
मराठी: चीन
Bahasa Melayu: Republik Rakyat China
Malti: Ċina
Mirandés: China
مازِرونی: چین
Dorerin Naoero: Tsiene
Nāhuatl: China
Napulitano: Cina
Plattdüütsch: Volksrepubliek China
Nedersaksies: Volksrippebliek China
नेपाल भाषा: चीन
norsk nynorsk: Folkerepublikken Kina
Sesotho sa Leboa: Tšhaena
Chi-Chewa: China
Livvinkarjala: Kitai
Oromoo: Chaayinaa
ଓଡ଼ିଆ: ଚୀନ
Ирон: Китай
Papiamentu: China
Norfuk / Pitkern: Shiina
Piemontèis: Cin-a
پنجابی: چین
Ποντιακά: Κίνα
português: China
Romani: China
Kinyarwanda: Ubushinwa
sardu: Cina
sicilianu: Cina
سنڌي: چين
davvisámegiella: Kiinná
Sängö: Sînä
srpskohrvatski / српскохрватски: Kina
සිංහල: චීනය
slovenčina: Čína
Gagana Samoa: Saina
chiShona: China (nyika)
Soomaaliga: Shiinaha
shqip: Kina
српски / srpski: Кина
Sranantongo: Sneysa
SiSwati: IShayina
Sesotho: Tjhaena
svenska: Kina
தமிழ்: சீனா
తెలుగు: చైనా
tetun: Xina
Tagalog: Tsina
lea faka-Tonga: Siaina
Türkçe: Çin
Xitsonga: Chayina
татарча/tatarça: Кытай
chiTumbuka: China
Twi: China
reo tahiti: Tinitō
тыва дыл: Кыдат
удмурт: Китай
ئۇيغۇرچە / Uyghurche: جۇڭخۇا خەلق جۇمھۇرىيىتى
اردو: چین
oʻzbekcha/ўзбекча: Xitoy
vepsän kel’: Kitai
Tiếng Việt: Trung Quốc
West-Vlams: China
Volapük: Tsyinän
isiXhosa: IShayina
მარგალური: ჩინეთი
ייִדיש: כינע
isiZulu: IShayina