Piccolo

Piccolo
Karakter Dragon Ball
Piccolo (Dragon Ball) photo.jpg
Piccolo karya Akira Toriyama
Penampilan pertama Dragon Ball bab 161 (manga)
Dragon Ball episode 122 (anime)
Pembuat Akira Toriyama
Profil
Meninggal 789 A.D. [1]
Nama lain Piccolo Jr.
Piccolo Daimao Junior
Big Green (versi Britania Raya)
Jenis kelamin Tidak ada
Spesies Namekian
Keluarga Katattsu (kakek)
King Piccolo (orangtua/inkarnasi)
Kami (belahan tubuh dan jiwa)

Piccolo (ピッコロ Pikkoro ?), merupakan tokoh fiksi karya Akira Toriyama dalam manga dan anime Dragon Ball. Piccolo muncul pertama kalinya sebagai reinkarnasi dari Raja Iblis Piccolo, ia muncul pada manga bab 167 yang diterbitkan majalah mingguan Shonen Jump pada 4 April 1988. [2] Ia awalnya merupakan tokoh antagonis dalam Dragon Ball, kemudian seiring berjalannya cerita, ia berubah menjadi tokoh protagonis dalam kisah ini. Ia merupakan seorang alien dari planet Namek. Secara biologis, Piccolo tidak memiliki jenis kelamin, karena bangsa Namek tidak seperti halnya manusia. Namun dalam penokohannya, ia digambarkan berjenis kelamin laki-laki.

Kreasi dan desain

Piccolo yang didesain Akira Toriyama

Piccolo dibuat oleh Akira Toriyama saat dia ingin memiliki seorang musuh yang akan menjadi "penjahat" sejati. Sebelum menciptakannya, hampir semua musuh yang sebelumnya di serial ini dianggap terlalu mudah disukai. Setelah menciptakan Piccolo Daimao, dia mencatat bahwa itu adalah salah satu bagian paling menarik dari serial ini dan sehingga dia menjadi salah satu karakter favoritnya. [3] Walaupun perubahan Piccolo dari seorang musuh menjadi teman dianggap oleh Toriyama sebagai klise, dia masih merasa terpukau saat menggambarnya. Dia mencatat bahwa walaupun memiliki wajah yang menyeramkan, dia tetap terlihat menarik. [4] Toriyama mengatakan bahwa dia tidak pernah berpikir untuk membuat Piccolo jadi seorang alien sampai Kami diperkenalkan. Tapi setelah dia benar-benar mencoba membuatnya konsisten, seperti menggambar arsitektur Bangsa Namek serupa dengan singgasana Piccolo Daimao. [5] Piccolo pada awalnya diduga sebagai anggota dari Demon Clan (魔族 Mazoku ?), akan tetapi di pertengahan alur serial ini diketahui bahwa dia sebenarnya adalah anggota dari ras makhluk asing yang disebut Bangsa Namek (ナメック星人 Namekku-seijin ?). Dia mewarisi namanya dari orang tuanya yang seperti semua minion ayahnya adalah sebuah plesetan dari instrumen musik yaitu Piccolo. Tepat sebelum karakter-karakter yang lain pergi ke planet asalnya, terungkap bahwa nama Piccolo berarti "Dunia Lain" dalam bahasa Namek. [6]

Saat Piccolo Daimao diperkenalkan di bab #135 The Conspiracy of Kuririn's Death Comes Fearfully (クリリンの死そして恐ろしき陰謀 Kuririn no Shi Soshite Osoroshiki Inbō ?) pertama diterbitkan di Weekly Shonen Jump pada 10 Agustus 1987, [7] dia didesain sebagai makhluk yang berpenampilan aneh yang memiliki telinga dengan ujung runcing, antena, taring dan empat jari. Seperti semua Orang Namek, dia tidak berambut dengan kulit hijau, di samping dari pundak, biseps dan area empat jari mereka yang berwarna kuning cerah. Di adaptasi animenya, area ini berwarna merah muda dan semua Orang Namek memiliki tambahan jari ke-5 di masing-masing lengan. Penonton kemudian diperkenalkan pada Kami yang merupakan bagian baik Piccolo Daimao dan keduanya memiliki penampilan yang identik. Piccolo Daimao memakai kanji "Ma" ( ?) yang berarti iblis di bagian depan gi-nya yang menjadi simbol representatif dirinya dan "klan iblisnya". Piccolo Jr. tampil pertama kali di bab Son Goku Menang!! (孫悟空勝つ!! Son Gokū Katsu!! ?) sebagai anak kecil yang baru menetas dari telurnya. Dia memakai dandanan yang serupa dengan milik ayahnya lengkap dengan kanji-nya. Akan tetapi, penampilannya yang lebih umum pertama terlihat di bab Semuanya Kembali Berkumpul (それぞれの再会 Sorezore no Saikai ?)', yang terjadi tiga tahun kemudian, dia memakai gi ungu tanpa kanji dibalik jubah putih besar yang jadi ciri khasnya dengan dan serban putih. Piccolo adalah salah satu dari karakter mayor dalam serial ini yang penampilannya tidak berubah drastis saat serial ini berlanjut kecuali bahwa dia secara menonjol lebih tinggi.