Olimpiade Musim Panas 1988

Games of the XXIV Olympiad
Olimpiade Musim Panas 1988
Slogan Harmony and Progress
(화합과 진행)
Jumlah negara peserta 159
Jumlah atlet 8.465
(6.279 putra, 2.186 putri)
Jumlah pertandingan 263 dalam 27 cabang
Pembukaan 17 September 1988
Penutupan 2 Oktober 1988
Diresmikan oleh Roh Tae-woo
Janji Atlet Hur Jae
Janji Wasit Lee Hak-rae
Pembawa obor Sohn Kee-chung, Chung Sun-man,
Kim Won-tak dan Sohn Mi-Chung
Stadion Stadion Olimpiade Seoul

Olimpiade musim panas ke-24 diadakan pada tahun 1988 di Seoul, Korea Selatan. Seoul terpilih pada pemilihan tahun 1981, mengalahkan kota Nagoya di Jepang. Olimpiade ke-24 diadakan di Seoul dan beberapa kota besar di Korea Selatan dari tanggal 17 September sampai 2 Oktober 1988. Rakyat Korea Selatan berpartisipasi untuk menyukseskan acara tersebut. Olimpiade ini menjadi pusat perhatian seluruh dunia dikarenakan 2 perayaan olimpiade sebelumnya diboikot. Olimpiade ke-22 di Moskow diboikot oleh banyak negara termasuk Korea Selatan dan Amerika Serikat, sebagai protes atas invasi Uni Soviet terhadap Afghanistan. Negara-negara blok Soviet membalas dengan tidak ikut berpartisipasi dalam Olimpiade ke-23 yang diselenggarakan di Los Angeles, Amerika Serikat. Olimpiade Seoul menjadi perayaan olahraga terbesar di dunia pada saat itu dalam jumlah atlet yang berpartisipasi dari kedua blok serta memainkan peran penting dalam mendekatkan negara-negara di kedua belah pihak.

Acara ini juga berfungsi sebagai ajang untuk menunjukkan kepada seluruh dunia bahwa Korea Selatan, negara yang memiliki khazanah budaya dan tradisi telah menjadi contoh kesuksesan industrialisasi yang telah dilaksanakan sejak tahun 1960-an dan telah mencapai demokratisasi sukses dengan upaya rakyat. Dalam Olimpiade ini, warga Korea Selatan ikut berkontribusi dengan cara bekerja sebagai sukarelawan untuk membantu wisatawan asing. Lambang resmi dari Olimpiade ke-24 adalah Taegeuk, simbol nasional Korea Selatan, sedangkan maskotnya adalah Hodori: seekor harimau Korea.

Fakta-fakta

  • Pemerintah Korea Selatan menjadi demokratis di bawah tekanan untuk melangsungkan Olimpiade.
  • Setelah Olimpiade 1976, 1980, dan 1984, kembali terjadi pemboikotan, kali ini oleh empat negara: Korea Utara, Kuba, Ethiopia, dan Nikaragua.
  • Ben Johnson dari Kanada menjuarai lari 100 m dan memecahkan rekor dunia namun kemudian didiskualifikasi setelah terbukti menggunakan doping.
  • Tenis kembali muncul dalam Olimpiade setelah absen selama 64 tahun.
  • Tenis meja diperkenalkan dalam Olimpiade, dengan Tiongkok dan tuan rumah masing-masing merebut dua gelar.
  • Bisbol dan Taekwondo adalah olahraga demonstrasi.
  • Indonesia meraih medali pertama sejak keikutsertaan mereka di Olimpiade melalui trio Lilies Handayani, Nurfitriyana Saiman dan Kusuma Wardhani yang merebut medali perak dalam cabang olahraga panahan.
En otros idiomas
Аҧсшәа: Сеул 1988
беларуская (тарашкевіца)‎: Летнія Алімпійскія гульні 1988 году
Кыргызча: Сеул 1988
Nāhuatl: Seul 1988
norsk nynorsk: Sommar-OL 1988
srpskohrvatski / српскохрватски: Olimpijada 1988
Simple English: 1988 Summer Olympics