Kromium

Kromium,  24Cr
Chromium crystals and 1cm3 cube.jpg
Sifat umum
Nama, simbolkromium, Cr
Pengucapan/ˈkrmiəm/ KROH-mee-əm
Penampilanperak metalik
Kromium di tabel periodik
Hydrogen (diatomic nonmetal)
Helium (noble gas)
Litium (alkali metal)
Berilium (alkaline earth metal)
Boron (metalloid)
Karbon (polyatomic nonmetal)
Nitrogen (diatomic nonmetal)
Oksigen (diatomic nonmetal)
Fluor (diatomic nonmetal)
Neon (noble gas)
Natrium (alkali metal)
Magnesium (alkaline earth metal)
Aluminium (post-transition metal)
Silikon (metalloid)
Fosfor (polyatomic nonmetal)
Belerang (polyatomic nonmetal)
Klor (diatomic nonmetal)
Argon (noble gas)
Kalium (alkali metal)
Kalsium (alkaline earth metal)
Skandium (transition metal)
Titanium (transition metal)
Vanadium (transition metal)
Kromium (transition metal)
Mangan (transition metal)
Besi (transition metal)
Kobalt (transition metal)
Nikel (transition metal)
Tembaga (transition metal)
Seng (transition metal)
Galium (post-transition metal)
Germanium (metalloid)
Arsenik (metalloid)
Selenium (polyatomic nonmetal)
Bromin (diatomic nonmetal)
Kripton (noble gas)
Rubidium (alkali metal)
Stronsium (alkaline earth metal)
Itrium (transition metal)
Zirkonium (transition metal)
Niobium (transition metal)
Molibdenum (transition metal)
Teknesium (transition metal)
Rutenium (transition metal)
Rodium (transition metal)
Paladium (transition metal)
Perak (transition metal)
Kadmium (transition metal)
Indium (post-transition metal)
Timah (post-transition metal)
Antimon (metalloid)
Telurium (metalloid)
Yodium (diatomic nonmetal)
Xenon (noble gas)
Sesium (alkali metal)
Barium (alkaline earth metal)
Lantanum (lanthanide)
Serium (lanthanide)
Praseodimium (lanthanide)
Neodimium (lanthanide)
Prometium (lanthanide)
Samarium (lanthanide)
Europium (lanthanide)
Gadolinium (lanthanide)
Terbium (lanthanide)
Disprosium (lanthanide)
Holmium (lanthanide)
Erbium (lanthanide)
Tulium (lanthanide)
Iterbium (lanthanide)
Lutesium (lanthanide)
Hafnium (transition metal)
Tantalum (transition metal)
Tungsten (transition metal)
Renium (transition metal)
Osmium (transition metal)
Iridium (transition metal)
Platinum (transition metal)
Emas (transition metal)
Raksa (transition metal)
Talium (post-transition metal)
Timbal (post-transition metal)
Bismut (post-transition metal)
Polonium (post-transition metal)
Astatin (metalloid)
Radon (noble gas)
Fransium (alkali metal)
Radium (alkaline earth metal)
Aktinium (actinide)
Torium (actinide)
Protaktinium (actinide)
Uranium (actinide)
Neptunium (actinide)
Plutonium (actinide)
Amerisium (actinide)
Kurium (actinide)
Berkelium (actinide)
Kalifornium (actinide)
Einsteinium (actinide)
Fermium (actinide)
Mendelevium (actinide)
Nobelium (actinide)
Lawrensium (actinide)
Ruterfordium (transition metal)
Dubnium (transition metal)
Seaborgium (transition metal)
Bohrium (transition metal)
Hasium (transition metal)
Meitnerium (unknown chemical properties)
Darmstadtium (unknown chemical properties)
Roentgenium (unknown chemical properties)
Kopernisium (transition metal)
Nihonium (unknown chemical properties)
Flerovium (post-transition metal)
Moskovium (unknown chemical properties)
Livermorium (unknown chemical properties)
Tenesin (unknown chemical properties)
Oganeson (unknown chemical properties)
-

Cr

Mo
kromiummangan
Nomor atom (Z)24
Golongan, blokgolongan 6, blok-d
Periodeperiode 4
Kategori unsur  logam transisi
Bobot atom standar (±) (Ar)51,9961(6)
Konfigurasi elektron[Ar] 4s13d5
per kelopak
2, 8, 13, 1
Sifat fisika
Fasepadat
Titik lebur2180 K ​(1907 °C, ​3465 °F)
Titik didih2944 K ​(2671 °C, ​4840 °F)
Kepadatan mendekati s.k.7,19 g/cm3
saat cair, pada t.l.6,3 g/cm3
Kalor peleburan21,0 kJ/mol
Kalor penguapan339,5 kJ/mol
Kapasitas kalor molar23,35 J/(mol·K)
Tekanan uap
P (Pa)1101001 k10 k100 k
at T (K)165618071991222325302942
Sifat atom
Bilangan oksidasi6, 5, 4, 3, 2, 1, -1, -2 ​oksida asam kuat
ElektronegativitasSkala Pauling: 1,66
Energi ionisasike-1: 652,9 kJ/mol
ke-2: 1590,6 kJ/mol
ke-3: 2987 kJ/mol
(artikel)
Jari-jari atomempiris: 128 pm
Jari-jari kovalen139±5 pm
Lain-lain
Struktur kristalkubus acuan badan (bcc)
Struktur kristal Body-centered cubic untuk kromium
Kecepatan suara batang ringan5940 m/s (suhu 20 °C)
Ekspansi kalor4,9 µm/(m·K) (suhu 25 °C)
Konduktivitas termal93,9 W/(m·K)
Resistivitas listrik125 n Ω·m (suhu 20 °C)
Arah magnetantiferomagnetik (agak: SDW[1])
Modulus Young279 GPa
Modulus Shear115 GPa
Modulus Bulk160 GPa
Rasio Poisson0,21
Skala Mohs8,5
Skala Vickers1060 MPa
Skala Brinell1120 MPa
Nomor CAS7440-47-3
Isotop kromium terstabil
Iso­topKelim­pahanWaktu paruh (t1/2)Moda peluruhanPro­duk
50Cr4.345%> 1,8×1017yεε50Ti
51Crsyn27,7025 dε51V
γ-
52Cr83,789%52Cr stabil dengan 28 neutron
53Cr9,501%53Cr stabil dengan 29 neutron
54Cr2,365%54Cr stabil dengan 30 neutron
| referensi | di Wikidata

Kromium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Cr dan nomor atom 24. Ia adalah unsur pertama dalam golongan 6. Ia adalah logam berwarna abu-abu seperti baja, berkilau, keras dan rapuh[2] yang memerlukan pemolesan tinggi, tahan pengusaman, dan memiliki titik lebur tinggi. Nama unsur ini diturunkan dari bahasa Yunani χρῶμα, chrōma, yang berarti warna,[3] karena banyak senyawa kromium sangat berwarna.

Paduan ferokromium diproduksi secara komersial dari kromit dengan cara silikotermal atau reaksi aluminotermal dan logam kromium melalui proses pemanggangan dan pelindian yang diikuti dengan reduksi menggunakan karbon dan kemudian aluminium. Logam kromium bernilai tinggi karena ketahanannya yang tinggi terhadap korosi dan kekerasannya. Pengembangan utamanya adalah pengungkapan bahwa baja dapat dibuat sangat tahan korosi dan pengusaman dengan penambahan kromium logam untuk membentuk baja nirkarat. Baja nirkarat dan pelapisan krom (elektroplating dengan kromium) secara gabungan adalah 85% dari penggunaan komersial.

Ion kromium trivalen (Cr(III)) dalam jumlah renik adalah nutrisi esensial pada manusia untuk metabolisme insulin, gula dan lipida, meskipun persoalan ini masih diperdebatkan.[4]

Sementara logam kromium dan ion Cr(III) dianggap tidak beracun, kromium heksavalen (Cr(VI)) bersifat toksik dan karsinogenik. Situs produksi kromium yang sudah tidak terpakai sering memerlukan pembersihan lingkungan.

Karakteristik

Fisika

Kromium mengagumkan untuk sifat magnetiknya: ia adalah satu-satunya unsur padat yang menunjukkan tingkat antiferomagnetik pada suhu ruang (dan di bawahnya). Di atas 38 °C, ia berubah menjadi paramagnetik.[1]

Pasivasi

Logam kromium yang dibiarkan di udara terbuka mengalami pasivasi oleh oksidasi, dengan membentuk lapisan permukaan tipis yang protektif. Lapisan ini adalah suatu struktur spinel dengan ketebalan hanya beberapa molekul. Ia sangat padat, dan mencegah difusi oksigen ke dalam logam di bawahnya. Ini berbeda dari oksida yang terbentuk pada permukaan besi dan baja karbon, yang mana oksigen elemental terus bermigrasi, mencapai logam di bawahnya yang menyebabkan perkaratan berkelanjutan.[5] Pasivasi dapat ditingkatkan dengan kontak singkat dengan asam oksidator seperti asam nitrat. Kromium terpasivasi stabil terhadap asam. Pasivasi dapat dihilangkan dengan reduktor kuat yang menghancurkan lapisan oksida pelindung pada logam. Logam kromium yang telah diberi perlakuan ini mudah larut dalam asam lemah.[6]

Kromium, tidak seperti logam sejenis seperti besi dan nikel, tidak terpengaruh oleh perapuhan hidrogen. Namun ia terpengaruh oleh perapuhan nitrogen, bereaksi dengan nitrogen dari air dan membentuk nitrida yang rapuh pada suhu tinggi yang merupakan bagian dari karya logam.[7]

Keterjadian

Krokoit (PbCrO4)
Bijih kromit

Kromium adalah unsur paling melimpah ke-22 di kerak bumi dengan konsentrasi rata-rata 100 ppm.[8] Senyawa kromium ditemukan di lingkungan dari erosi batuan yang mengandung kromium, dan dapat disebarluaskan oleh letusan gunung berapi. Latar belakang khas konsentrasi kromium di media lingkungan adalah: atmosfir <10 ngˑm−3; tanah <500 mgˑkg−1; vegetasi <0,5 mgˑkg−1; air tawar <10 ugˑL−1; air laut <1 ugˑL−1; sedimen <80 mgˑkg−1.[9]

Kromium ditambang sebagai bijih kromit (FeCr2O4).[10] Sekitar dua per lima bijih dan konsentrat kromit di dunia diproduksi di Afrika Selatan, sementara Kazakhstan, India, Rusia, dan Turki juga merupakan produsen substansial. Deposit kromit yang belum dimanfaatkan berlimpah, namun secara geografis terkonsentrasi di Kazakhstan dan Afrika bagian selatan.[11]

Deposit kromium asli ada, meskipun jarang.[12][13] Pipa Udachnaya di Rusia menghasilkan sampel logam alami. Tambang ini adalah pipa kimberlit, kaya akan intan, dan lingkungan reduktor membantu menghasilkan baik unsur kromium maupun intan.[14]

Hubungan antara Cr(III) dan Cr(VI) sangat bergantung pada pH dan sifat oksidatif lokasinya. Di banyak tempat, Cr(III) adalah spesies dominan,[15] tetapi di beberapa daerah, air tanah dapat mengandung sampai dengan 39 µg/Liter dari total kromium, dengan 30 µg/Liter adalah Cr(VI).[16]

Isotop

Kromium alami tersusun atas tiga isotop stabil; 52Cr, 53Cr dan 54Cr, dengan 52Cr adalah yang paling melimpah (kelimpahan alami 83,789%). Sebanyak 19 radioisotop telah dikarakterisasi, dengan yang paling stabil adalah 50Cr dengan waktu paruh (lebih dari) 1,8×1017 tahun, dan 51Cr dengan waktu paruh 27,7 hari. Seluruh isotop radioaktif sisanya mempunyai waktu paruh kurang dari 24 jam dan mayoritas kurang dari 1 menit. Unsur ini juga memiliki 2 isotop meta stabil.[17]

53Cr adalah produk peluruhan radiogenik dari 53Mn (waktu paruh = 3,74 juta tahun),[18] dan isotop kromium biasanya terkolokasi (dan bergabung) dengan isotop mangan. Keadaan ini berguna dalam geologi isotop. Rasio isotop mangan-kromium memperkuat bukti dari 26Al dan 107Pd tentang asal usul sistem tata surya. Variasi dalam rasio 53Cr/52Cr dan Mn/Cr dari beberapa meteorit menandakan rasio awal 53Mn/55Mn yang mengarah pada komposisi isotopik Mn-Cr seharusnya merupakan hasil peluruhan in situ 53Mn dalam badan planet yang berbeda. Sehingga, 53Cr memberi bukti tambahan bahwa proses nukleosintesis terjadi segera sebelum peleburan sistem tata surya.[19]

Isotop kromium berada dalam kisaran massa atom dari 43  u (43Cr) hingga 67 u (67Cr). Moda peluruhan utama sebelum isotop stabil palling melimpah, 52Cr, adalah tangkapan elektron, sedangkan moda utama setelahnya adalah peluruhan beta.[17] 53Cr telah diajukan sebagai proksi untuk konsentrasi oksigen atmosfer.[20]

En otros idiomas
Afrikaans: Chroom
አማርኛ: ክሮሚየም
aragonés: Cromo
العربية: كروم
asturianu: Cromu (elementu)
azərbaycanca: Xrom
беларуская: Хром
беларуская (тарашкевіца)‎: Хром
български: Хром
भोजपुरी: क्रोमियम
བོད་ཡིག: ཀོ་ལྕགས།
brezhoneg: Krom
bosanski: Hrom
català: Crom
Mìng-dĕ̤ng-ngṳ̄: Gáuk (gĭng-sṳ̆k)
Cebuano: Kromyo
کوردی: کرۆم
corsu: Cromu
čeština: Chrom
Чӑвашла: Хром
Cymraeg: Cromiwm
dansk: Krom
Deutsch: Chrom
ދިވެހިބަސް: ކްރޯމިއަމް
Ελληνικά: Χρώμιο
English: Chromium
Esperanto: Kromio
español: Cromo
eesti: Kroom
euskara: Kromo
فارسی: کروم
suomi: Kromi
føroyskt: Krom
français: Chrome
Nordfriisk: Chrom
furlan: Crom
Gaeilge: Cróimiam
galego: Cromo
ગુજરાતી: વર્ણાતુ
Gaelg: Cromium
客家語/Hak-kâ-ngî: Chromium
עברית: כרום
हिन्दी: क्रोमियम
Fiji Hindi: Chromium
hrvatski: Krom
hornjoserbsce: Chrom
Kreyòl ayisyen: Kwòm
magyar: Króm
Հայերեն: Քրոմ
interlingua: Chromo
Ido: Kromo
íslenska: Króm
italiano: Cromo
日本語: クロム
la .lojban.: rogjinme
ქართული: ქრომი
Kabɩyɛ: Kurom
қазақша: Хром
한국어: 크로뮴
kurdî: Krom
коми: Хром
Кыргызча: Хром
Latina: Chromium
Lëtzebuergesch: Chrom
Limburgs: Chroeam
Ligure: Crommo
lumbaart: Cróm
lietuvių: Chromas
latviešu: Hroms
Māori: Konukita
македонски: Хром
മലയാളം: ക്രോമിയം
монгол: Хром
मराठी: वर्णातु
кырык мары: Хром
Bahasa Melayu: Kromium
မြန်မာဘာသာ: ခရိုမီယမ်
эрзянь: Хром
Nāhuatl: Tlapāltepoztli
Plattdüütsch: Chrom
नेपाल भाषा: क्रोमियम
Nederlands: Chroom (element)
norsk nynorsk: Krom
norsk: Krom
occitan: Cròme
Livvinkarjala: Hrom
ଓଡ଼ିଆ: କ୍ରୋମିୟମ
ਪੰਜਾਬੀ: ਕਰੋਮੀਅਮ
polski: Chrom
Piemontèis: Cròm
پنجابی: کرومیم
português: Crômio
Runa Simi: Krumu
română: Crom
armãneashti: Hromu
русский: Хром
संस्कृतम्: क्रोमियम
sardu: Cromu
sicilianu: Cromu
Scots: Chromium
srpskohrvatski / српскохрватски: Hrom
Simple English: Chromium
slovenčina: Chróm
slovenščina: Krom
Soomaaliga: Koroomiyaam
shqip: Kromi
српски / srpski: Хром
Seeltersk: Chrom
Basa Sunda: Kromium
svenska: Krom
Kiswahili: Chromi
తెలుగు: క్రోమియం
тоҷикӣ: Хром
Tagalog: Kromyo
Türkçe: Krom
татарча/tatarça: Хром
ئۇيغۇرچە / Uyghurche: خروم
українська: Хром
اردو: کرومیئم
oʻzbekcha/ўзбекча: Xrom
vepsän kel’: Hrom
Tiếng Việt: Crom
Winaray: Cromo
吴语:
хальмг: Хром
ייִדיש: כראם
Yorùbá: Krómíọ̀mù
中文:
文言:
Bân-lâm-gú: Chromium
粵語: