Bendera Jepang


Jepang
Flag of Japan.svg
NamaNisshōki[1] atau Hinomaru[2]
PemakaianBendera negara dan sipil
Perbandingan2:3[1]
Dipakai27 Februari 1870 (sebagai bendera sipil menurut Proklamasi No. 57);
13 Agustus 1999 (sebagai bendera nasional dan sedikit modifikasi pada desain bendera)
RancanganSebuah lingkaran matahari berwarna merah yang berada di tengah bidang berwarna putih
Naval Ensign of Japan.svg
Varian bendera Jepang
PemakaianBendera angkatan laut
Perbandingan2:3[3]
DipakaiAwalnya diperkenalkan pada 7 Oktober 1889; Diadopsi ulang pada tanggal 30 Juni 1954
RancanganBendera Matahari Terbit digunakan oleh Angkatan Laut Bela Diri Jepang; Latar belakang putih dengan lingkaran merah yang berada agak ke kiri dengan 16 garis sinar memancar dari lingkaran ke tepi bendera.

Bendera nasional Jepang adalah sebuah bendera dengan sebuah lingkaran merah di tengah bidang putih. Bendera ini secara resmi disebut Nisshōki (日章旗, "bendera simbol matahari") dalam bahasa Jepang, namun secara umum dikenal sebagai Hinomaru (日の丸, "lingkaran matahari").

Bendera Nisshōki ditetapkan sebagai bendera nasional sesuai Aturan Tentang Bendera Nasional dan Lagu Kebangsaan Nasional, yang diumumkan dan berlaku sejak tanggal Jumat, 13 Agustus 1999. Meskipun pada masa sebelumnya tak ada undang-undang mengenai bendera nasional, bendera lingkaran matahari telah menjadi bendera nasional Jepang secara de facto. Dua proklamasi dikeluarkan pada tahun 1870 oleh Daijō-kan, badan pemerintahan pada awal Zaman Meiji, yang masing-masing memiliki ketentuan mengenai rancangan bendera nasional. Bendera lingkaran matahari dipakai sebagai bendera nasional untuk kapal-kapal dagang menurut Proklamasi No. 57 tahun 3 Meiji (dikeluarkan pada 27 Februari 1870), dan sebagai bendera nasional yang digunakan oleh Angkatan Laut menurut Proklamasi No. 651 tahun 3 Meiji (dikeluarkan pada 27 Oktober 1870). Penggunaan Hinomaru sangat dibatasi selama awal zaman pendudukan Amerika di Jepang setelah Perang Dunia II.Bertahun-tahun kemudian pembatasan tersebut berangsur-angsur diringankan.

Dalam sejarah Jepang, motif Hinomaru sudah digunakan pada bendera-bendera daimyo dan samurai. Menurut sejarah kuno Shoku Nihongi, Kaisar Mommu menggunakan sebuah bendera berlambang matahari di istananya pada tahun 701, dan itu merupakan catatan pertama tentang penggunaan bendera bermotif matahari di Jepang. Bendera tertua yang masih ada disimpan di kuil Unpō-ji, Kōshū, Yamanashi, yang dibuat sebelum abad ke-16, dan sebuah legenda kuno menceritakan bahwa bendera itu disimpan di kuil tersebut oleh Kaisar Go-Reizei pada abad ke-11.[4][5][6] Selama Restorasi Meiji, lingkaran matahari dan Bendera Matahari Terbit dalam Angkatan Laut Kekaisaran Jepang menjadi simbol utama bagi Kekaisaran Jepang. Poster propaganda, buku, dan film memperlihatkan bendera tersebut sebagai tanda kebanggaan dan patriotisme. Di rumah warga Jepang, masyarakat diwajibkan untuk mengibarkan bendera tersebut selama hari libur nasional, hari raya, dan hari-hari tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah.

Persepsi masyarakat terhadap bendera nasional tersebut bermacam-macam. Bagi sebagian orang Jepang, bendera tersebut melambangkan Jepang, dan tidak ada bendera lain yang dapat menggantikannya. Namun, bendera tersebut tidak sering dikibarkan di Jepang karena keterkaitannya dengan ultranasionalisme. Penggunaan bendera tersebut dan lagu kebangsaan Kimigayo menjadi topik perdebatan di sekolah-sekolah Jepang sejak akhir Perang Dunia II (Perang Pasifik). Perselisihan tentang penggunaan bendera tersebut telah menyebabkan protes dan tuntutan. Bagi warga Okinawa, bendera tersebut melambangkan peristiwa Perang Dunia II dan pendudukan tentara AS setelahnya. Bagi beberapa negara yang pernah diduduki oleh Jepang, bendera tersebut adalah simbol agresi dan imperialisme. Hinomaru digunakan sebagai alat untuk menekan bangsa-bangsa yang pernah diduduki untuk tujuan intimidasi—menegaskan keunggulan Jepang—atau penaklukan. Meskipun mengandung makna tidak menyenangkan, ulasan-ulasan dari Barat dan Jepang mengklaim bahwa bendera tersebut adalah simbol yang teguh dan abadi bagi Jepang. Beberapa panji-panji militer Jepang didasarkan pada Hinomaru, termasuk panji-panji angkatan laut dengan tampilan matahari bersinar. Hinomaru juga berfungsi sebagai pola acu bagi bendera Jepang lainnya yang digunakan untuk kalangan umum atau swasta.

En otros idiomas
Afrikaans: Vlag van Japan
العربية: علم اليابان
azərbaycanca: Yaponiya bayrağı
žemaitėška: Japuonėjės vieleva
беларуская: Сцяг Японіі
беларуская (тарашкевіца)‎: Сьцяг Японіі
বিষ্ণুপ্রিয়া মণিপুরী: জাপানর ফিরালহান
brezhoneg: Banniel Japan
bosanski: Zastava Japana
čeština: Japonská vlajka
Cymraeg: Baner Japan
Deutsch: Flagge Japans
English: Flag of Japan
Esperanto: Flago de Japanio
فارسی: پرچم ژاپن
français: Drapeau du Japon
עברית: דגל יפן
hrvatski: Zastava Japana
日本語: 日本の国旗
Basa Jawa: Gendéra Jepang
한국어: 일본의 국기
latviešu: Japānas karogs
македонски: Знаме на Јапонија
Bahasa Melayu: Bendera Jepun
Plattdüütsch: Flagg vun Japan
Nederlands: Vlag van Japan
norsk nynorsk: Det japanske flagget
português: Bandeira do Japão
русский: Флаг Японии
srpskohrvatski / српскохрватски: Zastava Japana
Simple English: Flag of Japan
slovenčina: Vlajka Japonska
српски / srpski: Застава Јапана
svenska: Japans flagga
українська: Прапор Японії
oʻzbekcha/ўзбекча: Yaponiya bayrogʻi
Tiếng Việt: Quốc kỳ Nhật Bản
中文: 日本国旗
Bân-lâm-gú: Ji̍t-pún kok-kî
粵語: 日本旗